Jakarta: Hacker asal Korea Utara di duga telah menyerang studio film Sony Pictures dan serangan hacker ini dinilai juga bisa melumpuhkan negara-negara Barat.
Dominic Sandbrook mencatat perang adalah sesuatu yang terjadi di sebuah medan pertempuran, antara tentara dengan dilengkapi senjata dan tank. Perang Cyber jauh lebih berbahaya dampaknya ketimbang di dunia nyata karena persenjataan Perang cyber bukan hanya dari segi teknologi di dunia maya melainkan dapat memicu perang konflik sesama manusia dan negara.
Mantan kepala anti terorisme Gedung Putih Richard Clarke, dalam bukunya bahwa negara Barat mungkin sudah kalah dalam perang cyber sebelum perang nyata. China dan Korea Utara telah merekrut banyak hacker, dan Iran bahkan konon memiliki tentara cyber terbesar di dunia. Dalam bukunya tertulis skenario menakutkan, Jika Rusia atau Korea Utara melancarkan serangan cyber all out, masyarakat Barat dapat di lumpuhkan hanya beberapa menit karena terlalu bergantung pada elektronik yang menjalankannya, mulai dari stasiun nuklir sampai alarm di tempat tidur.
Cukup dengan bug dan virus yang menyerbu sistem komputer militer dan polisi dapat mengakibatkan ATM tak berfungsi, Bursa kerja pasar finansial menjadi kacau, pipa-pipa gas bisa meledak, perang fitnah, Kereta atau pesawat bisa kecelakaan, kehidupan sehari-hari menjadi membosankan dan lain-lain.
Karena ketergantungan tersebut membawa kekhawatiran antar negara yang sebagian hidupnya tergantung dengan teknologi. Hacker yang di duga dari China tahun lalu telah menelusup ke berbagai organisasi penting USA seperti perusahaan nuklir Westinghouse Electric. sedangkan di Inggris, kepala biro intelijen MI5 menyatakan bahwa serangan cyber terhadap perusahaan menyebabkan jatuhnya reputasi dan pendapatan. Negara Estonia (2007) melalui hacker Rusia sempat melumpuhkan sistem komputer negara kecil.
Menurut Dominic, hal tersebut tidak boleh di anggap biasa-biasa saja karena dapat dilihat dari Kasus ancaman serangan cyber terhadap Sony Pictures yang sampai membatalkan rilis film The Interview.








0 komentar:
Posting Komentar